Pelatihan Memasak dan PMT Berbasis Pangan Lokal Digelar di Kelurahan Latek, Dorong Percepatan Penurunan Stunting
- May 17, 2025
- MOCH. TAUFIQ NUR HIDAYAT
Pasuruan, Pakujoyo.kim.id – Dalam upaya menanggulangi stunting dan meningkatkan kualitas gizi anak, Kelurahan Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, sukses menggelar Pelatihan Memasak dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Pangan Lokal bertema "Isi Piringku", Sabtu (17/5). Kegiatan ini berlangsung di Warung Kampoeng Mangga, Desa Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang, sejak pagi hingga siang hari dengan antusiasme tinggi dari para peserta, terutama ibu balita dan kader kesehatan.
Pelatihan ini diinisiasi oleh Pokmas Srikandi dan didampingi langsung oleh Partini Sujarno, Ketua Penggerak PKK Kelurahan Latek. Tak hanya melibatkan masyarakat, kegiatan ini juga menarik perhatian para pemangku kebijakan. Hadir di tengah-tengah peserta, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, S.Ag., M.Pd.I., Camat Bangil Fathurrohman, S.E., M.M., Lurah Latek Sujarno, S.T., serta Anggota Komisi I DPRD Febri Irawan Darwis. Kegiatan juga didukung oleh tim gizi dari Puskesmas Raci.
Dalam sambutannya, Lurah Latek Sujarno, S.T. menyampaikan apresiasi atas tingginya kepedulian masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak.
“Kegiatan pelatihan memasak ini langsung di dampingi oleh Partini Sujarno, ketua penggerak PKK Kelurahan Latek dan diikuti oleh para kader kesehatan serta ibu-ibu balita stunting. Pada bulan lalu, tercatat ada 13 balita stunting. dan alhamdulillah dalam posyandu terakhir tanggal 14 Mei, dua balita sudah dinyatakan normal,”
“Harapannya, jumlah balita sehat akan terus meningkat dan menjadi kebanggaan kita semua.” pungkasnya
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Camat Bangil, Fathurrohman, S.E., M.M., yang menegaskan bahwa intervensi berbasis komunitas seperti ini sangat strategis untuk menyasar akar masalah gizi. Setelah itu, para ibu disuguhkan sesi pelatihan memasak, mulai dari pemilihan bahan lokal bergizi, cara pengolahan sederhana, hingga penyusunan menu seimbang sesuai pedoman "Isi Piringku".
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, memberikan pesan mendalam:
“Niatkan pelatihan memasak PMT ini sebagai ibadah, demi anak-anak, keluarga, dan masyarakat sekitar. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi amal jariyah.”
Sementara itu, anggota Komisi I DPRD, Febri Irawan Darwis, menegaskan pentingnya pelatihan ini sebagai langkah preventif dalam menjaga generasi mendatang.
“Pelatihan ini bukan hanya kegiatan teknis, tapi bagian dari upaya menjaga kesehatan generasi masa depan. Niatkan sepenuh hati untuk kesehatan,” ujarnya.
Dalam sesi edukasi, Sri Ulam, AMd.Gz, nutrisionis dari Puskesmas Raci, memberikan pemahaman menyeluruh mengenai Pemberian Makan Bayi dan Balita (PMT Kearifan Lokal), termasuk pentingnya ASI, pola makan balita, serta asupan nutrisi yang dibutuhkan anak selama masa pertumbuhan.
Dengan semangat kolaboratif dan dukungan lintas sektor, pelatihan ini diharapkan mampu menjadi langkah konkret dalam mempercepat penurunan angka stunting serta memperkuat ketahanan pangan keluarga di tingkat bawah.
(ARYA.KIM)