“Musrenbangkel Latek 2026 Hadirkan Forkopimcam dan Tokoh Masyarakat, Siapkan RKPD 2027”
- Jan 12, 2026
- MOCH. TAUFIQ NUR HIDAYAT
Bangil, Pakujoyo.kim.id – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan atau Musrenbangkel Latek Tahun 2026 digelar pada Senin, 12 Januari 2026, di Warung Kebun Mangga, Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pasuruan Tahun 2027.
Musrenbangkel menghadirkan jajaran Forkopimcam, Lurah Latek beserta perangkat, tiga pilar Kelurahan Latek, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan kelompok masyarakat (Pokmas) dan Karang Taruna. Forum ini menjadi wadah kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat untuk menyepakati prioritas pembangunan kelurahan.
Dalam kesempatan tersebut, Eddy Santoso, S.E., M.M., menegaskan bahwa prioritas kegiatan yang dipilih adalah yang memberikan manfaat langsung dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, tandannya
Pemerintah Kelurahan Latek memaparkan rencana kegiatan pembangunan Tahun 2026 yang terbagi dalam dua bidang utama, yakni sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat. Pada bidang sarana prasarana, usulan yang disampaikan antara lain pavingisasi jalan lingkungan sepanjang 170 meter, pembangunan drainase sepanjang 120 meter, serta pembangunan pagar Polindes dan Posyandu guna meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan warga.
Sementara itu, pada bidang pemberdayaan masyarakat, Kelurahan Latek merencanakan kegiatan seperti bimbingan teknis modernisasi pertanian, pelatihan kewirausahaan, peningkatan kapasitas pengurus Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan, pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Posyandu, pelaksanaan karnaval, serta peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia dan Tegal Deso.
Kepala Kelurahan Latek, Sujarno, S.T., menyampaikan capaian pembangunan 2025. Beberapa kegiatan yang berhasil direalisasikan antara lain lanjutan rehabilitasi TK Dharma Wanita, pembangunan pagar PAUD Melati, serta pembangunan gedung TPS 3R sebagai solusi pengelolaan sampah yang menjadi perhatian masyarakat. Sujarno mengajak warga mendukung pengelolaan TPS 3R, menekankan pentingnya kerja sama dan kepedulian dalam kegiatan sosial ini meskipun tidak selalu memberikan keuntungan finansial.
Selain pembangunan fisik, Kelurahan Latek juga melaksanakan program pemberdayaan masyarakat, di antaranya pelatihan pengolahan makanan bergizi untuk PMT ibu hamil dan balita, sosialisasi pencegahan penyakit AIDS, TBC, dan malaria, serta bimbingan teknis bagi kader Posyandu untuk meningkatkan kompetensi sesuai standar terbaru.
Melalui Musrenbangkel 2026 ini, Pemerintah Kelurahan Latek berharap seluruh usulan pembangunan dapat diselaraskan dengan program pemerintah daerah, sehingga pembangunan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
ARYA KIM