Kelurahan Latek Menjadi Tuan Rumah Pengajian Rutin TP-PKK se-Kecamatan Bangil
- Aug 13, 2025
- MOCH. TAUFIQ NUR HIDAYAT
Bangil, Pakujoyo.kim.id- Dalam semangat kebersamaan dan penguatan spiritual, Kelurahan Latek dipercaya menjadi tuan rumah Pengajian Rutin TP-PKK se-Kecamatan Bangil. Di Aula Kelurahan Latek, Rabu, 13 Agustus 2025. Kegiatan yang digelar dua bulan sekali ini menjadi wadah silaturahmi, pembinaan keagamaan, serta penguatan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat.
Bertempat di Aula Kelurahan Latek, acara dihadiri oleh pengurus dan anggota TP-PKK dari seluruh kelurahan dan desa di Kecamatan Bangil. Sejak pukul 08.30 WIB, suasana aula dipenuhi kehangatan dan kekhusyukan, mencerminkan antusiasme peserta dalam mengikuti rangkaian acara yang dirancang untuk memperkuat nilai-nilai religius dan mempererat hubungan antaranggota PKK.
Nuansa Religius dan Kebersamaan
Acara dibuka dengan pembacaan Sholawat Dila oleh grup Hadrah Ad-Durrun Nafis dari Kelurahan Latek, menghadirkan lantunan sholawat yang menggugah hati. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Fitriyah, suasana menjadi semakin khidmat dan menyentuh.
Partini Sujarno, Ketua TP-PKK Kelurahan Latek, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan acara karena bertepatan dengan kegiatan penilaian Adipura di Kecamatan Bangil.
Informasi Program dan Lomba PKK
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Damayanti, Sekretaris Camat Bangil, mewakili TP-PKK Kecamatan. Ia menyampaikan informasi terkait kegiatan dan lomba yang akan diikuti TP-PKK Kecamatan Bangil pada bulan Agustus, seperti:
- Lomba Kampung Pancasila
- Lomba KSPL (Kawasan Sehat dan Produktif Lingkungan)
Damayanti juga mengingatkan pentingnya kesiapan administrasi dan dokumentasi sebagai bagian dari penilaian lomba.
Tausiah: Membangun Harmoni dalam Keluarga
Puncak acara diisi dengan tausiah oleh Ustadz Mustofa, yang dikenal dengan gaya penyampaian lembut dan menyentuh. Dengan tema “Membangun Harmoni dalam Keluarga”, beliau mengajak para peserta untuk memperkuat peran perempuan dalam menciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Dalam paparan yang menyentuh isu-isu aktual seperti hutang piutang dan pernikahan dini, Ustadz Mustofa menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam mengambil keputusan, serta peran orang tua dalam mendampingi anak-anak menuju masa depan yang lebih baik.
Sambutan Ketua TP-PKK Kecamatan Bangil
Dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, Andriani Farida, S.E., M.M., selaku Ketua TP-PKK Kecamatan Bangil, menyampaikan sambutan yang sarat makna. Beliau menyampaikan:
- Ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota TP-PKK
- Permohonan maaf atas keterlambatan karena tugas sebagai ASN
- Apresiasi terhadap tausiah yang disampaikan Ustadz Mustofa
Beliau juga mengangkat isu sosial yang sedang marak, seperti perundungan dan tindakan asusila, serta mengajak para ibu untuk:
- Menjaga lingkungan sosial
- Melapor jika menemukan hal mencurigakan
- Berkomunikasi aktif dengan RT/RW dan kelurahan
Selain itu, beliau menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sesuai arahan Ibu Bupati, serta mengingatkan agar bijak dalam menghadapi fenomena pinjaman online (pinjol) yang berisiko.
Penutup dan Harapan
Doa bersama menjadi penutup acara, dipanjatkan dengan harapan agar seluruh program TP-PKK ke depan senantiasa diberkahi dan berjalan lancar.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penguatan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mempererat hubungan antaranggota TP-PKK se-Kecamatan Bangil. Semangat kebersamaan yang tercipta diharapkan dapat terus dibawa ke dalam kehidupan keluarga dan masyarakat, demi terciptanya lingkungan yang damai, harmonis, dan sejahtera.
Sebagai tuan rumah, Kelurahan Latek menunjukkan komitmennya dalam mendukung program-program PKK yang berorientasi pada pembangunan karakter, spiritualitas, dan pemberdayaan perempuan. Pengajian rutin ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan komunitas perempuan dapat menjadi pilar penting dalam membangun masyarakat yang berakhlak dan berdaya.
(ARYA KIM)