Kelurahan Latek Bentuk Kelompok Swadaya Masyarakat untuk Pengelolaan Sampah Berbasis 3R

  • Dec 24, 2025
  • MOCH. TAUFIQ NUR HIDAYAT

Bangil, Pakujoyo.kim.id – Kelurahan Latek menggelar pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), di aula Kelurahan Latek, Rabu 24/12), yang bertugas mengelola sampah melalui TPS 3R (Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle). TPS 3R merupakan fasilitas pengolahan sampah skala komunal yang mengutamakan prinsip 3R, yakni mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah. Fasilitas ini bertujuan meminimalkan sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), mengolah sampah organik menjadi kompos, dan sampah anorganik menjadi produk baru, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam solusi persampahan yang berkelanjutan di tingkat lokal.

Sujarno S.T., Kepala Kelurahan Latek, menuturkan bahwa melalui pembentukan KSM, upaya pemberdayaan sumber daya alam dan manusia dapat dilakukan. “Salah satu hasilnya adalah kemampuan masyarakat mengelola sampah sehingga memiliki nilai ekonomis, sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan,” ujarnya.

Donny Danang J.S., petugas Penyuluh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang mendampingi pengolahan sampah di Kelurahan Latek, menambahkan bahwa pengelolaan sampah di Kabupaten Pasuruan masih menghadapi sejumlah tantangan. Beberapa kebiasaan masyarakat, seperti pembuangan sampah melalui galian tanah, dibuang ke sungai, atau dibakar, menjadi kendala utama. Selain itu, fasilitas pengolahan dan pengumpulan sampah yang terbatas membuat pengelolaan sampah belum maksimal. Meskipun terdapat depo TPS, sampah sering kali tidak dibawa ke TPA, sehingga menimbulkan penumpukan dan berdampak pada lingkungan.

“Situasi ini menekankan pentingnya pendampingan, edukasi, dan penyediaan fasilitas pengolahan sampah yang lebih efektif, agar masyarakat dapat mengelola sampah secara ramah lingkungan dan berkelanjutan,” terang Donny.

Melalui langkah ini, Kelurahan Latek berharap terbentuk budaya baru dalam pengelolaan sampah, di mana masyarakat tidak hanya membuang, tetapi juga mengolah sampah menjadi sumber daya yang bermanfaat.