Germas Darling – Garda Terdepan PSN di Kaliteluh RW 2: Kader Kesehatan Latek Gencarkan Aksi Cegah DBD
- Apr 25, 2025
- MOCH. TAUFIQ NUR HIDAYAT
Bangil, Pakujoyo.kim.id — Dalam upaya serius menanggulangi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), kader kesehatan Kelurahan Latek yang merupakan binaan UOBF Puskesmas Raci kembali memperlihatkan dedikasi tinggi mereka melalui program Germas Darling (Gerakan Masyarakat Sadar Lingkungan). Kali ini, mereka fokus pada Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Kelurahan Latek yang berada di lingkungan Kaliteluh, RW 2, yang merupakan salah satu kawasan padat penduduk dan rawan DBD.
Setiap bulannya, para kader kesehatan ini turun langsung ke lapangan untuk mengedukasi masyarakat serta melakukan inspeksi lingkungan secara menyeluruh. Mereka memeriksa tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama DBD. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan rumah-rumah warga, dan rumah kos, tetapi juga fasilitas umum seperti mushollah, dengan tujuan untuk memastikan bahwa semua area bebas dari potensi berkembangnya nyamuk penyebar penyakit.
Kegiatan terbaru Germas Darling, yang dilakukan pada bulan ini, memfokuskan tim pada dua wilayah rawan, yakni RT 3 dan RT 8. Dipimpin oleh ketua tim PSN, Imas, tim melakukan kunjungan rumah ke rumah untuk menyisir tempat penampungan air, kamar mandi, serta tumpukan barang bekas yang bisa menjadi sarang jentik. Imas menjelaskan, “Kami menerima laporan peningkatan kasus DBD di beberapa wilayah. Ini adalah sinyal bahaya yang harus segera ditindaklanjuti. Kami mengimbau warga untuk secara rutin membersihkan kamar mandi setidaknya dua kali seminggu.”
Imas, yang memimpin kegiatan menyampaikan kepada warga mengenai pentingnya prinsip 3M—Menguras, Menutup, dan Mengubur—sebagai langkah utama pencegahan DBD. “Kesadaran warga sangat penting. Ini bukan hanya tentang nyamuk, tapi juga bagaimana kita menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan kita,” ujarnya saat memberikan penyuluhan kepada warga setempat yang sangat antusias.
Lebih lanjut, Esti Marfiah, S.Keb., NS., mengingatkan bahwa peran aktif warga sangatlah penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Warga diharapkan untuk lebih rajin melakukan bersih-bersih rumah dan lingkungan sekitar, serta menjalankan prinsip 3M secara rutin dan berkala. Jangan menunggu kader kesehatan datang untuk memeriksa, karena keberhasilan kita dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat hanya akan terwujud jika semua pihak terlibat secara aktif,” terang Esti.
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) bukan sekadar rutinitas biasa, namun merupakan bentuk nyata dari pengabdian dan pencegahan berbasis komunitas. Germas Darling lebih dari sekadar program kesehatan, melainkan sebuah gerakan kolektif yang membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan agar tetap sehat dan bebas dari penyakit menular. “Keberhasilan kegiatan ini tak lepas dari sinergi antara kader kesehatan dan warga,” tambah Esti.
Dengan komitmen yang tinggi, kader kesehatan Latek terus berupaya membangun peradaban sehat di kalangan masyarakat. Mereka adalah garda terdepan dalam pencegahan DBD, menjadikan Germas Darling sebagai gerakan bersama yang patut diacungi jempol.
(ARYA.KIM)